Kamis, 09 Agustus 2012

BAKTERI AEROMONAS & PSEUDOMONAS


Tidak ada yang lebih menyulitkan ketika Parasit yang tumbuh di air ini datang dan menyerang di kumis. Xarell Farm pernah mengalami kondisi dimana kurang lebih 70% habitat di kolam mati hanya dalam waktu 2 hari. 

Dari hasil diskusi dengan beberapa Senior Per kumisan mengarah pada kondisi air yang kurang matang / baik. Sehingga Xarell Farm menyimpulkan bahwa jika hendak menambahkan air kolam setelah penyiphonan jangan menggunakan air langsung dari sumur, hendaknya air ditampung dulu minimal 3 hari. Hal ini dimaksudkan agar, parasit yang tumbuh dalam air, jika tidak mendapat inang selama 3 hari maka dia akan mati. Untuk kondisi padat tebar yang dilakukan Xarell Farm mengharuskan penyiphonan dipersingkat menjadi 4 hari sekali sebanyak kurang lebih 10-15 cm. Pemberian Bio ELM dan Probiotik KA secara rutin untuk menjaga kondisi air dan ikan dengan baik dan selamat hingga panen dengan menekan angka kematian.

Lalu bagaimana ciri-ciri ikan lele yang terserang oleh Bakteri Aeromonas sp dan Pseudomonas sp adalah : pada pangkal sirip dada lele terdapat benjolan yang berwarna merah, perut burayak lele menjadi bengkak serta badan lele dewasa penuh dengan borok.

Penyakit pada ikan lele ini muncul apabila kualitas air yang berada dalam kolam kondisinya buruk, terutama jika kandungan bahan organiknya meninggi akibat perubahan musin dari panas ke hujan. Penyakit ini dapat menular dengan perantara air, peralatan kerja, lele carrier seta tumbuhan air.

Penyakit ini dapat dicegah apabila kolam selalu terjaga dalam kondisi bersih, rajin melakukan penyucihamaan terhadap semua peralatan kerja serta mengkarantina ikan lele yang sakit atau yang masih baru.

Beberapa tindakan pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit ini adalah : 

Perendaman
  1. Ikan lele direndam dengan larutan PK berdosis 10 - 20 ppm selama 30 - 60 menit.
  2. Ikan lele direndam dengan larutan oxytetracycline berdosis 5 ppm selama 24 jam.
  3. Ikan lele direndam dengan larutan emequil berdosis 5 ppm selama 24 jam.
Pakan
Pengobatan ikan lele melalui pakan juga dapat diberikan dengan cara mencampurkan oxytetracycline sebanyak 50mg / kg ikan selama 10 hari.

Penyuntikan (dilakukan terhadap lele indukan)
  1. Disuntik secara intraperitomeal / intra muscular dengan menggunakan oxytetracycline 20 mg / kg ikan - 40 mg / kg ikan.
  2. Disuntik secara intraperitomeal / intra muscular dengan menggunakan kanamycin 20 mg / kg ikan - 40 mg / kg ikan.
  3. Disuntik secara intraperitomeal / intra muscular dengan menggunakan steromycin 20 mg / kg ikan - 40 mg / kg ikan.
Sumber : http://www.infoagribisnis.com